Beranda » Jessica » [FF] Oneshoot : Misunderstand

[FF] Oneshoot : Misunderstand

pizap.com13726827549681
Tittle : Misunderstand
Author : Aca Min Min
Cast :
Jessica Jung (Girls’ Generation)
Lee Donghae (Super Junior)
Im Yoon Ah (Girls’ Generation)
Length : Oneshoot
Rating : PG-13
Genre : Romance
Author Note : Yeeee … Akhirnya author kambek dengan FF. Ada yang kangen ??? #plakk. Oke, jadi ini FF HaeSica. Sebelumnya author pernah bilang ‘Next time, author coba bikin FF HaeSica’. Dan akhirnya author bisa juga bikin FF HaeSica 😀 #prokprokprok. Yang baca, harap komen, ne ^^ Ayo, mari kita lihat ! #siapin popcorn

“Chagi-ya !!!” panggil seorang lelaki tampan membawa sebuket bunga berwarna-warni. Merah, kuning, putih, ungu. Entah jenis bunga apa saja yang dibawa lelaki itu. Yang jelas, terlihat bahwa bunga itu untuk seorang wanita yang tengah duduk di bangku taman.
“Kemana saja ?” tanya wanita itu dingin. “Aku sudah menunggumu hampir dua jam.”
“Ah, mianhae chagi. Tadi aku mendadak di telpon temanku untuk datang ke rumahnya. Sudahlah, tak usah marah-marah. Nanti wajah cantik mu hilang,” gombal lelaki itu yang diketahui bernama Donghae.
“Yak ! Kau selalu pandai merayuku,” kata wanita itu tersipu. “Bunga untuk siapa ?”
“Oh iya, aku lupa chagi. Tentu saja bunga ini untukmu. Memang untuk siapa lagi selain kau ? Kau harus tahu, dihatiku hanya ada namamu.”
“Yak ! Berhenti menggombal,” kata Jessica tidak bisa menyembunyikan pipi nya yang merona.
“Tapi kau suka kan ?” kata Donghae mengeluarkan ‘wink’ nya.
“Berhenti menggodaku, Lee Dong Hae !!!” kata Jessica memanyunkan bibirnya.
“Baiklah … Baiklah Jessica. Ini bunga untukmu Princess,” kata Donghae berjongkok dan memberikan sebuket bunga itu.
“Terima kasih,” kata Jessica tersenyum simpul menerima bunga dari sang pujaan hati.
“Jess, aku ingin memperkenalkanmu kepada orang tuaku,” kata Donghae tiba-tiba.
“Secepat itukah ???” kata Jessica menatap serius Donghae.
“Ini tidak seperti yang kau pikirkan. Kau hanya perlu main ke rumahku, mendekati Ibu, belajar masak dengannya atau melakukan pekerjaan wanita. Aku hanya ingin kau lebih dekat dengan Ibu.”
“Tapi kau tahu, aku tidak bisa memasak.”
“Aku akan mengajarkanmu. Kau tidak perlu khawatir.”
“Tapi aku belum siap,” kataku lemah.
“Maksudmu ?”
“Aku belum siap bertemu dengan orang tuamu,” kata Jessica. Mereka berdua terdiam. Terlihat dari wajah Donghae, bahwa dia kecewa. Tapi seketika wajah itu berubah.
“Baiklah, kau bisa datang kapanpun bila kau sudah siap,” kata Donghae halus. Dia tahu perasaan Jessica sekarang.
“Gomawo.”

Jessica P.O.V
Aku menolak ajakannya. Aku belum siap untuk bertemu kedua orang tuanya. Aku bukan dari golongan seperti mereka. Aku hanya orang biasa. Karena itulah, aku takut, mereka tidak bisa menerimaku. Terlebih aku adalah seorang yatim piatu yang hanya menumpang di rumah bibiku.
“Hey !” kata Donghae membuyarkan lamunanku.
“Kau tidak perlu cemas. Aku kan sudah bilang, kau boleh datang kapan saja jika kau sudah siap. Tidak usah terlalu dipikirkan.”
Aku tersenyum menanggapinya. Betapa bahagianya aku, memiliki seorang kekasih yang tampan dan perjatian sepertinya.
“Kita mau jalan kemana, noona ?” tanya Donghae.
“Terserah kau saja.”
“Benar ? Bagaimana kalau kita ke toko melon ?”
“Yak ! Kau tahu aku tidak suka melon !” kataku cemberut. Dia sangat ahli jika menggodaku.
“Iya aku tahu. Aku hanya menggodamu. Bagaimana kalau kita ke Sungai Han ? Sekedar berjalan-jalan.”
Aku hanya mengangguk menyetujuinya. Kami berjalan dengan bergandengan tangan, layaknya pasangan biasa. Tapi, aku sedikit tidak nyaman. Karena daritadi, suara handphone Donghae berdering, tapi dia tidak mengangkatnya.
“Kenapa tidak diangkat ?” tanyaku. Wajahnya terlihat cemas.
“Tidak penting.”
“Bagaimana kau tahu itu tidak penting ? Kau saja belum mengangkatnya kan ?” tanyaku. Akhirnya dia menyerah, dia mengangkat telepon itu. Cukup lama dia berbicara dengan orang itu.
“Ayo, Jess !” kata Donghae memasang wajah kesal.
“Kau kenapa ?”
“Tidak apa-apa.”
“Kau tidak mau cerita ya ?” tanyaku. Dia terdiam seribu bahasa.
“Baiklah, aku tidak memaksa. Ah, lebih baik kita ke sana !” kataku menunjuk tempat duduk yang kosong. Donghae diam, tidak bergegas.
“Ada apa ???” tanya Jessica heran.
“Yoona …” lirih Donghae. Aku sontak melihat orang yang Donghae sebut sebagai ‘Yoona’.
“OPPA !!!!” kata orang itu dan memeluk Donghae. Aku hanya menarik napas sambil memasang wajah cuek.
“Oppa, dia siapa ?” tanya orang itu sambil memperhatikanku dengan sinis.
“Dia Jessica, pacarku.”
“Pacarmu ?” katanya tidak percaya.
Kenapa ??? Apa aku terlihat seburuk itu untuk menjadi pacar Donghae, hah ?
“Jadi karena dia, kau memutuskan hubungan denganku ?” tanyanya. Hubungan ? Apa dia mantan pacar Donghae ?
“Ah, bukan begitu … Oppa hanya …”
“Mianhae, Donghae, Yoona-ssi, aku harus segera pergi. Aku lupa, aku masih ada tugas yang belum ku selesaikan di rumah,” kataku. Aku sudah muak dengan percakapan ini.
“Yak ! Jessica !” teriak Donghae. Aku menoleh ke belakang. Aku tahu, Yoona lah menahan tangan Donghae supaya tidak mengejarku. Aku terus berjalan, tanpa memperdulikan dua sejoli yang tampaknya masih saling mencintai.
Jessica P.O.V end

Author P.O.V
“Dia kenapa ?” tanya Yoona heran.
“Entahlah, kalau dilihat dari ekspresi wajahnya, sepertinya dia cemburu,” kata Donghae. Yoona hanya membentuk bibirnya seperti huruf O.
“Oppa tidak mengejarnya ?”
“Bagaimana bisa aku mengejarnya ? Kau saja terus mengandeng tanganku erat.”
“Oh iya. Biar saja lah Jessica itu. Sekarang, ayo kita makan ! Aku lapar.”
Donghae memperhatikan Jessica dari jauh. ‘Percuma saja aku mengejarnya, jika sedang marah, dia pasti tidak ingin diganggu’ kata Donghae dalam hati.
“Ayo, oppa !”
“Ayo !” Mereka menuju restoran makanan korea yang terkenal lezat.
“Mau pesan apa ?” tanya salah satu pelayan.
“Aku pesan bulgogi dan milk shake,” kata Yoona.
“Aku juga.”
“Baiklah,” kata pelayan itu segera masuk.
“Yoong, kau di jemput siapa ?”
“Di jemput supir ahjumma. Ahjumma bilang, dia sudah menyuruhmu untuk menjemputku. Tapi kau tidak mau.”
“Ah, mianhae. Aku sudah punya janji dengan Jessica.”
“Jessica lagi,” kata Yoona cemberut.
“Hey ! Tak usah memasang wajah seperti itu, kau tambah jelek Im Yoon Ah,” kata Donghae sambil mencubit hidung Yoona.
“Yak !” kata Yoona memukul pelan lengan kekar Donghae.
“Makanannya sudah siap, tuan,” kata pelayan itu. Pelayan itu memakai masker untuk menutupi setengah wajahnya. Yoona dan Donghae saling menatap heran.
“Bulgogi dua dan Milk shake dua,” kata pelayan itu menyerahkan pesanan Yoona dan Donghae.
“Kamsahamnida,” kata mereka berdua. Pelayan ‘aneh’ itupun segera masuk.
“Kau merasa aneh ?” tanya Yoona. Donghae mengangguk.
“Biarkan saja, yang penting kita makan,” kata Donghae langsung menyerbu makanannya.

Jessica P.O.V
“Hey, Jessica ! Kenapa kau memakai masker ?” tanya Hyoyeon, temanku.
“Aku hanya ingin memperhatikan mereka berdua.”
“Donghae ? Dan seorang wanita ?”
“Iya, untung aku ke tempat kerja mu, Hyo. Kalau tidak, aku pasti tidak akan tahu apa saja yang mereka lakukan di belakangku.”
“Ya, teruskanlah penyelidikanmu. Tapi, apa kau tidak bekerja ?”
“Aku sudah berhenti kerja.”
“Kenapa ?”
“Ahjumma melarangku. Katanya, aku harus fokus kepada pendidikanku.”
“Baik sekali ahjumma mu itu.”
“Iya. Eh ? Kemana mereka ?” kataku terkejut melihat mereka sudah menghilang dari tempat sebelumnya.
“Sepertinya mereka sudah keluar.”
“Cepat sekali,” kataku heran. Hyoyeon hanya mengangkat bahunya. Ck, aku kehilangan jejak mereka.
Jessica P.O.V end

Author P.O.V
“Senang berjalan-jalan dengan mantan pacarmu. Ah, mungkin lebih tepatnya pacar barumu ?” tanya Jessica sinis saat tidak sengaja berpapasan dengan Donghae.
“Maksudmu apa, Jess ?”
“Im Yoon Ah,” kata Jessica memperjelas kosa katanya.
“Dia bukan mantan pacarku. Kau hanya salah paham.”
“Lalu kenapa dia bilang ‘Jadi dia yang membuat hubungan kita putus’. Kemarin kau juga berjalan-jalan dan makan bersamanya. Dan kau mancubit hidungnya setelah itu tertawa. Kau kira aku tidak tahu, Lee Dong Hae ?”
“Yak ! Kau salah paham. Jadi kemarin kami hanya …”
“Apa kau berpacaran lagi dengan Yoona karena aku menolak bertemu dengan orang tuamu ? Kelihatannya Yoona itu orang kaya. Pasti orang tua mu menyetuji kau berpacaran lagi dengannya kan ?”
“Jess, bukan seperti itu. Demu luhan, eh, demi tuhan, bukan karena itu.”
“Stop. Kau tak usah jelaskan kepadaku. Buktinya sudah cukup jelas,” kata Jessica berlalu.
“Huft … Kenapa dia tidak mau mendengarkanku ?” kata Donghae jengkel.

“Yoong, kau harus bertanggung jawab,” kata Donghae bercekak pinggang di depan Yoona yang tengah membaca buku.
“Bertanggung jawab ? Apa maksudmu ? Aku tidak menghamilimu !”
“Yak !” Donghae mengetuk kepala Yoona. “Aku ini lelaki, pabo !”
“Ne … Ne … Aku tahu. Aku hanya bercanda,” kata Yoona puas menggoda Donghae.
“Jessica salah paham.”
“Lalu ?” tanya Yoona santai dan masih sempat meneguk segelas coklat hangatnya.
“Lalu ? Itu karenamu mengatakan ‘Jadi dia yang membuat hubungan kita putus ?’. Dia jadi salah paham dan mengira bahwa kau adalah mantan pacarku.” Yoona menyemburkan coklat panas yang ia minum ke wajah Donghae.
“Hahahahahahaha “ Yoona tertawa geli.
“Hey ! IM YOON AH !!!! Lihat wajahku !” kata Donghae dengan wajah dipenuhi coklat panas ‘bekas’ Yoona.
“Upsss …” kata Yoona tersenyum kuda.

“Yeoboseo ???”
“Jess, ini aku. Jangan tutup teleponnnya. Jebal.”
“Waeyo ?”
“Aku … Aku ingin mengajakmu dinner malam ini. Kau mau ?”
“…”
“Jess ?”
“Iya, aku mau.”
“Baiklah, supir ku akan menjemputmu jam 7. Dandan yang cantik, My Princess,” kata Donghae memutuskan percakapan.
“My Princess ? Masih berani dia memanggilku seperti itu ?” kata Jessica. Tapi, tidak bisa dipungkiri, bahwa kini raut wajah Jessica sangat bahagia.

“Baju mana yang akan aku pilih ?” tanya Jessica membuka lemari dan membongkar seluruh baju yang ada di dalamnya.
“Lebih baik yang ini saja,” kata Jessica mengambil dress berwarna pink dengan kerah berwarna silver mengkilap. Dia pun mulai berdandan secantik mungkin.
Teeettt … Teettt …
“Sepertinya itu bunyi mobil Donghae. Pasti supir nya sudah datang.” Jessica bergegas berangkat.

“Lama sekali,” kata Donghae menatap jam nya. Tiba-tiba …
aaxZ5p6z
“Donghae …” panggil Jessica. Donghae terpaku menatap Jessica dari ujung kaki sampai ke unjung kepala. Matanya tak bisa mengalihkan pandangannya dari tubuh elok sang gadis.
“Yeppeo …” kata Donghae memuji. Jessica hanya membalasnya dengan senyuman lembut.
“Kenapa kau mengajakku ke sini ?”
“Hanya ingin memberi penjelasan kepadamu.”
“Penjelasan ?”
“Ya, kau pasti mengira bahwa Yoona adalah mantan pacarku ? Ah, kau terlalu banyak menonton drama, Jess.”
“Tapi kenyataan yang kudengar dan kulihat seperti itu.”
“Kau harus tahu, Im Yoon Ah itu adalah sepupuku. Dia mengatakan ‘Jadi karena dia, kau memutuskan hubungan denganku ?’, itu karena aku dan dia jarang berkomunikasi. Dia tinggal di U.S. untuk bersekolah. Memang sudah beberapa bulan ini, kami tidak berkomunikasi,” jelas Donghae. “Kami begitu dekat, bahkan orang-orang yang tidak mengenal kami, melihat kami seperti sepasang kekasih.”
“Jadi, kalian hanya sepupu ?”
“Iya, kau salah paham, Jess. Harusnya sebelum menyimpulkan, kau bertanya dulu kepadaku, siapa itu Im Yoon Ah.”
“Ne, minhae. Aku sudah salah paham kepadamu,” kata Jessica menunduk malu. Dia memang salah.
“Kau harus tahu, di dalam hatiku hanya ada namamu. Percayalah.”
“Dan kau juga harus tahu, aku sudah mendengar kalimat ini 100 kali.”
“Baiklah, mungkin aku harus mengganti kata-kataku. Only you in My Heart, Jessica Jung. Belive me, please.”
“I belive,” kata Jessica.
“Oh ya, aku punya kejutan untukmu, Jess.”
“Apa ?” tanya Jessica. Donghae bertepuk tangan dua kali. Dan muncul seseorang dari balik tirai sedang bermain piano.
Donghae mulai bernyanyi ‘Just The Way You Are’. Jessica menutup mulutnya. Ini lagu kesukaannya.
“Kau suka ?” tanya Donghae setelah bernyanyi di depan Jessica.
“Aku suka. Sangat suka.”
“Aku juga ada satu kejutan lagi untukmu.”
“Apa lagi ?” tanya Jessica antusias. Tiba-tiba suara petasan menyala di udara. Tertulis di atas awan, Only You.
“Itu untukmu.”
“Gomawo.”
“Lalu, apa hadiah yang akan kau berikaan kepadaku ?” tagih Donghae.
“Jadi kau mengharapkan balasan ?” tanya Jessica. Donghae mengangguk.
“Baiklah. Tutup matamu.” Donghae menutup matanya. Dan …
CHU ~

———————————♡————————————

Iklan

12 thoughts on “[FF] Oneshoot : Misunderstand

  1. Aish sweet :v,comedy nya juga ada hahaha daebak ♡♥,aku baca ff ini sambil merhatiin ikan loh thor -.- #okeinigapentingbanget *bow*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s