Beranda » FF » [FF] Oneshoot : Story of Our Love

[FF] Oneshoot : Story of Our Love

pizap.com13642918546871

Tittle : Story of Our Love
Author : Aca Min Min
Cast :
Girls’ Generation (SNSD)
Super Junior
Length : Oneshoot
Rating : PG-13
Genre : Romance
Author Note : Anyeong readers. Siapa yang kangen sama SuGen ? #author angkat kaki #maksudnya angkat tangan 😀 . Mian, FF ESH yang lain belum kelar. Eh, malah ini duluan yang kelar. Padahal idenya baru 2 hari yang lalu datang dengan tiba-tiba #setel lagu Maudy Ayunda. Yang udah baca, komen ya. Don’t plagiat !!! Biarpun FF nya gak bagus2 amat. Tapi, hargailah hasil karya orang lain. Dan mian kalo ada typo. Cek it out !

TaeTeuk’s Story

“Taeyeon-ah, kau lapar ?”
“Aku sedikit lapar. Kau ingin mengajakku makan, oppa ?” tanya Taeyeon penuh harap.
“Tidak.”
“Sifat pelitmu memang tidak berubah,” kata Taeyeon memasang wajah cemberut.
“Yak ! Bukan karena aku pelit, tapi aku memang ingin memasak sesuatu untukmu.” Leeteuk mencubit hidung Taeyeon.
“Yak !!! Oppa !!!” risih Taeyeon karena hidungnya dicubit Leeteuk. Pacarnya itu memang sangat suka menggodanya. Leeteuk hanya tertawa puas melihat sang pacar mengomel tidak karuan atas tingkahnya itu.
“Ngomong-ngomong, apa yang akan kau masak, oppa ?”
“Mau tau aja, apa mau tau banget ?” kata Leeteuk mengikuti gaya anak alay jaman sekarang.
“Kau ini alay sekali.”
“Sudahlah. Sekarang kau duduk manis disini. Jangan berani ke dapur Suju. Ini surprise.”
“Wae ?”
“Annio. Sudah aku bilang ini surprise. Ayo, silahkan duduk, Princess Taetae.” Leeteuk menarik kursi meja makan supaya Taeyeon bisa duduk.
“Baiklah.” Taeyeon hanya menuruti dan duduk di kursi meja makan.
Beberapa menit kemudian
“Tada ~~~” Leeteuk keluar dari dapur dan membawa sebuah ramen.
“Hah ?” kata Taeyeon cengo. “Hanya sebuah ramen ? Aku kira …”
“Yak, jangan meremehkan. Aku membuatnya dengan penuh cinta, kau tahu ?”
“Hahahahaha,” Taeyeon tertawa geli.
“Ya sudah, makanlah !” suruh Leeteuk. Taeyeon mulai memakannya. Beberapa detik setelah dia memakan sesendok pertama, wajahnya berubah.
“Lumayan, rasanya memang sedikit aneh. Tidak seperti yang biasa kubuat dengan Hyo.” Taeyeon meminum air putih dihadapannya untuk menghilangkan rasa aneh yang sekarang menjalar di lidahnya.
“Ramen adalah satu-satunya makanan yang bisa kubuat dengan baik. Tapi kau tahu, sesuatu hal yang aku dapat melakukannya dengan sangat baik, yaitu adalah dengan aku mencintaimu.” Taeyeon ternganga.
“Will you marry me ?” lanjut Leeteuk. Taeyeon terpaku kemudian ia menangis.
“Kenapa menangis ?” Leeteuk menghapus air mata Taeyeon.
“Aku terharu.”
“Jangan pernah menangis dihadapanku. Aku ingin kau selalu tersenyum dan bahagia,” kata Leeteuk memegang pipi Taeyeon.
“Jadi …” lanjut Leeteuk dan …
CHU ~ Taeyeon melakukan hal yang tak terduga. Sementara Leeteuk masih terkejut dengan apa yang Taeyeon lakukan tadi.
“Yes, I will.” Taeyeon menjawab dengan semangat 45.
“Gomawo, My Princess Taetae.” Taeyeon dan Leeteuk menatap satu sama lain dan … CHU ~
————-♥————-

HeeSica’s Story

“Kya !!! Oppa !!! Lama tak bertemu denganmu,” kata Jessica memeluk Heechul.
“Oppa rindu pada yeoja oppa yang cantik ini. Pabo Sica ~” Heechul mengetuk pelan kepala Jessica.
“Nado, Pabo Chul ~” kata Jessica juga memukul pelan kepala Heechul. Tanda bergurau. Mereka suka menyebut diri mereka ‘Pabo’. Karena menurut mereka, itu sangat menarik.
“Oppa ~ Sudah lama kita tak makan bersama.”
“Makan bersama ? Kau pasti ingin kutraktir ya ???” terka Heechul.
“Yak !!! Bukan begitu. lebih tepatnya minta dibayarin.” #sama aja kali Sica unn -_-
Heechul mulai merogoh kantung celananya.
“Baiklah,” Heechul pasrah dengan yeoja yang satu ini. Jessica tersenyum penuh kemenangan. Mereka makan di restoran favorit mereka. Mereka memesan banyak makanan, terutama Jessica.
“Makanan disini tetap enak,” kata Jessica disela-sela makannya.
“Kau benar.”
Mereka sudah selesai makan. Sekarang Jessica mulai mengantuk.
“Aku sangat mengantuk, oppa. Kita pulang saja, ya.”
“Ck, kau ini. Ada hal yang sangat ingin aku bicarakan.”
“Wae ?”
“Sebentar lagi, oppa akan selesai wamil. Oppa ingin melamarmu.”
“Mwo ???!!!!” suara melengking Jessica membuat dia menjadi pusat perhatian di restoran tersebut.
“Hey, pelan-pelan.”
“Yak ! Apa aku tidak salah dengar ?” rasa kantuk Jessica hilang sekarang.
“Nde, kau tahu, meskipun aku ingin melupakan mu dalam kenanganku. Tapi dibandingkan dengan pikiranku, Hatiku selalu ingin bersamamu. Aku mencintaimu.” Jessica terpaku, tidak biasanya Heechul berkata romantis seperti ini.
“Kau serius ? Hidupmu itu selalu banyak dengan candaan dan gurauan.”
“Aku serius. Kau ingin aku membuktikannya ?”
“Buktikan !”
Heechul mulai berdiri, “Permisi. Apa diantara kalian ada yang kenal atau menjadi fans Jessica Girls’ Generation ? Disini, aku Kim Heechul Super Junior ingin melamar Jessica Jung Soo Yeon Girls’ Generation. Jadi, bersiaplah untuk SONE atau Gorjess Spazer, merelakan Jessica Jung untuk bersamaku. Terima kasih.” Semua menghadap ke arah mereka dan cengo melihat Heechul yang sedang berpidato di Restoran.
“Sekarang aku percaya.”
“Jadi kau mau makan bersama ku ataukah selalu berada disampingku selamanya ?”
“Makan bersama mu saja.”
“Yak !!!”
“Annio. Aku hanya bergurau. Aku ingin selalu ada disampingmu … Selamannya.” Jessica tersenyum, begitupun Heechul.
————-♥————-

SunSun’s Story

“Apa kita akan terus diam seperti ini ?” tanya Sunny. Sungmin tak tau apa yang harus dia lakukan. Dia sedang memikirkan cara bagaimana melamar kekasihnya itu.
“Atau lebih baik aku pulang ?” lanjut Sunny bosan.
“Annio. Jangan pergi. Bagimana kalau kita makan es krim ?” ajak Sungmin. Sunny mengangguk.
Mereka membeli banyak es krim. Dan itu adalah permintaan Sunny. Entah angin apa yang membuat sepasang sejoli ini diam tak mengatakan satu katapun. Sungmin yang sedang bingung, sedangkan Sunny sedang bad mood.
“Aha !!!” kata Sungmin tiba-tiba. Sunny sontak menoleh.
“Wae ?” tanya Sunny.
“Annio. Apa kau ingin menambah satu es krim ?” tawar Sungmin. Sunny mengangguk cepat.
“Baiklah, akan aku pesankan.” Sungmin mulai berlari ke tempat es krim dibuat. Dia meminta tolong agar bisa menyelipakan cincin yang ia beli di es krim yang akan dia pesan.
“Mianhae, tapi tidak bisa. Kami takut, cincin itu termakan oleh pelanggan,” kata salah seorang pelayan.
“Ayolah, aku jamin, tidak akan termakan. Kalaupun termakan, aku tidak akan meminta ganti rugi kepada kalian.”
“Baiklah,” kata pelayan itu menyerah setelah beberapa kali dibujuk oleh Sungmin.
“Sunny ~~” kata Sungmin meletakkan es krim nya. “Makanlah yang ini dulu.”
“Wae ? Aku ingin makan yang rasa Chocolate dulu.”
“Yang Cofee lebih enak.”
“Baiklah.” Sunny mulai memakan es krim Cofee yang Sungmin pesan. Ketika Sunny mengunyah es krim, dia merasa ada yang aneh dan ternyata ada cincin.
“Yak !!! Bagaimana bisa ada cincin di es krim ini ?”
“Itu cincin untukmu.”
“Untukku ?” tanya Sunny bingung.
“Iya, ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu … Kau tahu kenapa aku menyukaimu ? Karena kau, aku sangat bersyukur karena kau telah lahir ke dunia ini. dan kau sekarang berdiri di hadapanku. Aku sungguh mencintaimu.” Sunny tersentuh.
“Will you marry me ?” lanjut Sungmin. Sunny sontak terkejut.
“Kau serius ?”
“Tentu saja. Jadi …”
“I will,” kata Sunny bersemangat.
“Gomawo.” Mereka tersenyum. Dan mulai makan kembali sambil berbincang-bincang tentang bagimana membicarakan kepada kedua orang tua mereka bahwa mereka ingin menikah.
————-♥————-

SiFany’s Story

“Steph !” panggil Siwon berlari ke arah Tiffany.
“Wae ?”
“Kau sibuk hari ini ?”
“Annio.”
“Kalau begitu, kau mau jalan denganku ?”
“Sekarang ?” Siwon mengangguk. “Kemana, oppa ?”
“Ke tempat yang special.”
“Dinner ?”
“Bagaimana kau tahu ?”
“Sudah kutebak, minggu lalu Yuri pergi bersama Yesung dan mereka dinner. Jadi akan aku pastikan kau juga akan mengajakku dinner. Pada dasarnya semua lelaki itu hampir sama. Apalagi kalian satu grup.”
“Ternyata kau sudah tahu, ya ? Lebih baik kita ke ruang musik saja. Bagaimana ?”
“Boleh.” Siwon menggenggam tangan Tiffany. Kini mereka sampai di ruang musik SMEnt.
“Steph, bisakah kau bernyanyi untukku ? Aku akan bermain piano untukmu.”
“Lagu ‘Call Me Maybe’ ?”
“Kalau bisa lagu yang menyentuh.”
“Lagu ‘A Thousand Year’, apa oppa bisa ?”
“Tentu.” Tiffany mulai bernyanyi diiringi alunan piano yang Siwon mainkan. Merdu … Sangat merdu …
Setelah selesai, kini Siwon yang ingin bermain piano untuk Tiffany.
“Steph, aku ingin memainkan piano untukmu. Aku harap kau suka. Karena aku juga tahu bahwa kau sangat suka lagu ini.” Siwon mulai memainkan piano dengan lagu ‘Yiruma – Love Me’. Tiffany mendengarkannya dengan baik. Ia ingat dengan cinta pertamanya dan kini lagu itu dimainkan lagi oleh cintanya yang sekarang. Sebenarnya Tiffany berharap lagu ini dimainkan oleh cinta terakhirnya. Dan ternyata yang memainkannya adalah Siwon.
“Tiffany, jika aku hidup sejauh ini aku merasa sendirian, oleh karena itu mulai dari sekarang aku kan hidup untukmu. Maukah kau menikah denganku ?” Tiffany terkejut.
“Oppa, kau serius ?”
“Ya, aku sangat serius. Will you marry me ?”
“Yes, I will.” Tiffany lalu memeluk Siwon. Siwon juga membalas pelukan Tiffany.
“Maafkan aku jika tempat ini tidak romantis.”
“Romantis atau tidak, itu tidak penting untukku. Yang terpenting adalah kesungguhanmu. Aku bisa merasakan betapa sungguhnya dan betapa berani nya saat oppa melamarku seperti tadi. Aku bisa merasakan ketulusan hatimu.” Tiffany tersenyum memamerkan eye-smile nya.
“Ne, gomawo.” Siwon mengelus rambut Tiffany yang masih berada di dekapannya.
————-♥————-

HyoHyuk’s Story

Hyoyeon dan Eunhyuk berjalan menyusuri kota Paris. Kebetulan, artis SM Town mengadakan konser lagi disana. 2 tahun lalu, mereka hanya teman. Tapi hari ini, ketika mereka kembali lagi kesini, mereka sudah menjadi sepasang kekasih. Eunhyuk dengan kuat menggenggam tangan Hyoyeon. Dia sama sekali tidak takut jika ketahuan SONELF Paris. Dia juga siap untuk dilepar sandal (?) oleh Hyounnies yang memang lebih banyak di Paris dibandingkan dengan Negara lainnya.
“Dulu, kita kesini dengan status teman biasa, walaupun kita pernah pacaran sebelumnya.”
“Kau benar. Tapi sekarang kita sudah pacaran,” kata Hyoyeon. “Oppa, aku bingung. Sampai kapan kita harus menutupi hubungan kita, oppa ? Aku lelah harus berakting di depan public. Hanya disinilah kita bisa sedikit bebas dari para netizen.”
“Aku juga tidak tahu. Mungkin sampai kontrak kita dengan SM Entertainment habis.”
“Tapi itu lama sekali.”
“Bersabarlah. Aku yakin akan ada jalan keluar.”
“Jalan keluar ? Tapi sampai saat ini kau bahkan tak pernah sekalipun berbicara dengan Lee Soo Man Sajangnim tentang hubungan kita.”
“Kau mau aku berbicara padanya ?” Hyoyeon mengangguk.
“Itu harus dilakukan. Artis juga manusia yang butuh cinta.”
“Ya, aku pasti akan segera berbicara dengannya. Apalagi karena kita ingin segera menikah.” Hyoyeon terdiam. Mencoba mencerna kata-kata Eunhyuk.
“Maksudmu ?”
“Sebelumnya kau mengatakan bahwa kau sangat mencintaiku. Aku memikirkan akan hal itu, dan kau memberikan ku banyak waktu agar aku dapat membuktikan bahwa aku mencintamu. Kau selalu berada di sampingku, Sampai sekarang.” Hyoyeon tersentuh kemudian tertawa.
“Hahaha.”
“Kenapa tertawa ? Aku serius. Will you marry me ?” lanjut Eunhyuk. Hyoyeon sontak terpaku dan kini Hyoyeon mulai mendekat. Mencoba menatap mata Eunhyuk dalam. Hyoyeon bisa melihat kejujuran dan keseriusan Eunhyuk dari matanya. Dan Hyoyeon menemukan kejujuran dan keseriusan itu.
“Aku masih belum percaya. Jangan-jangan kau hanya bercanda. Ini bukan April Mop, kan ?”
“Kau ingin aku membuktikannya ?” Hyoyeon terdiam dan mengangguk kemudian.
“AKU LEE HYUK JAE SUPER JUNIOR !!! SANGAT MENCINTAI KIM HYO YEON GIRLS’ GENERATION DAN AKU INGIN MEMBANGUN KELUARGA KECIL YANG BAHAGIA DENGANNYA. KIM HYOYEON !!!! WILL YOU MARRY ME ???!!!!” Hyoyeon tersenyum kecil melihat tingkah namjachingu nya.
“I WILL AND I PROUD OF YOU LEE HYUK JAE !!!” teriak Hyoyeon. Setelah itu, mereka sama-sama tertawa dan mulai berdekatan dan … CHU ~
————-♥————-

YulSung’s Story
“Kwon !!!!” panggil Yesung kepada Yuri yang tengah latihan menari.
“Wae, oppa ?” tanya Yuri yang berkeringat karena latihan dance.
“Ganti bajumu dan berpaikaian yang rapi nanti malam. Aku akan mengajakmu ke suatu tempat.”
“Dimana ???” tanya Yuri bersemangat.
“Lihat saja nanti malam,” kata Yesung sambil memasang wajah cool nya. Walau sangat terlihat bahwa Yesung sangat senang karena nanti malam dia akan pergi bersama kekasihnya, Yuri. Sedangkan Yuri terdiam ditempat sambil tersenyum ‘gaje’.
*Malam hari*
Titt … Titt …
Terdengar suara klakson mobil. Yuri buru-buru keluar dorm. Dia sudah hapal dengan bunyi mobil Yesung.
“Unnie, saeng, aku pergi dulu.”
“Ne !!!” teriak semua member kecuali Jessica.
Yuri mulai menjauh dari dorm dan kini telah masuk ke dalam mobil Yesung.
“Yeppeo …” Yesung memuji Yuri.
“Gomawo.” Yuri tersipu. Di perjalanan mereka bercanda gurau. Ya, itulah kebiasaan mereka jika bersama. Tak layak seperti sepasang kekasih. Mereka justu mencerminkan seperti teman. Itulah, kenapa public tidak curiga kepada mereka.
Mereka sampai di tempat tujuan. Restoran.
“Yul, tutup matamu.”
“Wae ?”
“Tutup saja.” Yesung memaksa dan mulai menutup mata Yuri dengan sapu tangan miliknya. Lalu Yesung menuntun Yuri ke dalam Restoran. Dan ternyata, Yesung telah membooking tempat itu untuk melamar Yuri.
“Buka matamu.”
“Wah … Kau membooking nya hanya untuk kita berdua ?” tanya Yuri. Yesung mengangguk.
“Kau sangat romantis.”
“Untuk seorang Kwon Yuri yang sebentar lagi akan menjadi Kim Yuri, apa yang tidak akan aku lakukan untuknya. Semua akan kulakukan jika aku bisa.” Yuri mengangkat sebelah alisnya, pertanda ia tidak mengerti kata-kata Yesung.
“Kau pasti bingung. Ya sudah, sekarang kau duduk Nyonya. Kim.” Yuri semakin tidak mengerti dibuat Yesung. Yuri hanya menaati perintah Yesung.
Yesung mendekat ke arah piano. Siap untuk memainkannya. Yesung memainkan sebuah lagu ‘Marry U’ milik grup nya sendiri, Super Junior. Dia menyanyikan dengan suara merdunya. Yuri tersentuh. Dan ketika lagu itu selesai …
“Kwon Yuri-ssi, maukah kau menikah denganku. Menjadi pendamping hidupku selamanya ?” tanya Yesung mengeluarkan cincin yang ia beli untuk Yuri. Yuri menutup mulutnya tak percaya. Lalu Yuri menarik napas, berharap langkah yang ia pilih ini, benar.
“Aku mau,” kata Yuri tersenyum kemudian.
“Gomawo.” Yesung menggenggam tangan Yuri.
————-♥————-

SooWook’s Story

Ryeowook dan Sooyoung duduk di bangku taman. Pasangan ini memang tidak banyak bicara. Biasanya Sooyoung yang memulai pembicaraan, karena Ryeowook orang yang pendiam. Tapi kali ini, Sooyoung sedang malas. Pasangan ini memang menjalani gaya pacaran yang alot. Entah apa yang mereka pikirkan untuk kuat dalam menjalani hubungan cinta seperti itu. Mungkin karena … Cinta.
“Kau tahu …” Ryeowook memecah keheningan diantara mereka. Sooyoung menaikkan sebelah alisnya.
“Seseorang mengatakan bahwa aku mencintaimu bukan karena hanya dengan ucapan lewat mulut saja. Tapi kau mengatakan itu melalu nafas dan dari hatimu. Aku tidak tahu apakah kau bisa membaca perasaanku hanya dengan melihat wajahku ?”
“Aku tentu tidak mempunyai ilmu membaca wajah orang. Aku bukan peramal.”
“Oh, kau tidak bisa ? Baiklah, biar aku yang mengatakannya ‘I LOVE YOU’” Sooyoung ternganga. Apakah ini Ryeowook asli ? Sooyoung meletakkan tangannya di dahi Ryeowook.
“Kau tidak demam. Kenapa tiba-tiba …”
“Aku belajar dari Kyuhyun. Bagaimana ? Romantis ?”
“Hahahaha …” Sooyoung tertawa lepas. “Itu romantis ? Aku kira itu lebih kepada … Lucu.”
“Kau tidak suka ? Aku hanya ingin kau melihatku sebagai orang yang romantis.”
“Annio. Bukan itu maksudku.” Sooyoung merasa bersalah atas ucapannya yang asal dan itu membuat wajah Ryeowook sedih.
“Sudah tidak apa-apa. Aku memang payah dalam hal cinta.”
“Yak ! Kau tidak boleh berkata seperti itu, oppa. Aku hanya asal bicara tadi. Jangan dianggap serius. Mungkin, kau harus lebih belajar dalam hal cinta kepada namja playboy bernama Kyuhyun itu,” kata Sooyoung memberi semangat kepada Ryeowook.
“Sooyoung, mianhae …”
“Untuk ???”
“Aku tidak pernah menjadi namjachingu seperti yang kau harapkan.”
“Siapa bilang ? Aku merasa hanya kau yang pantas untukku. Aku telah memilihmu untuk menjadi namjachinguku. Itu pilihanku dan itu tidak salah,” jawab Sooyoung bijak.
“Gomawo ~”
Hening lagi.
“Soo …”
“Hmmm …”
“Aku akan mencoba menjadi yang terbaik untukmu dengan cara … Hidup denganmu. Will You Marry Me ?” Sooyoung menengok ke arah Ryeowook dengan wajah yang ‘apa kau serius ?’. Dengan melihat dari mimik wajah Sooyoung, Ryeowook sudah tahu apa yang Sooyoung pikirkan.
“Aku tidak bergurau. Aku serius.” Sooyoung terdiam.
“Will you marry me ?” ulang Ryeowook.
“Mianhae oppa … Tapi …” Wajah Ryeowook kini tegang. Menunggu jawaban selanjutnya yang akan dikatakan Sooyoung. Tampaknya, ia akan ditolak.
“Aku tidak bisa menolakmu.” Ryeowook merubah wajahnya yang dahulu tegang, menjadi tersenyum lebar. Mereka sama-sama tersenyum.
————-♥————-

YoonHae’s Story

“Aku sangat menunggu saat2 ini, aku ingin menghabiskan natalku bersamamu. I Love You,” kata Donghae kepada Yoona. Mereka tidur di hamparan salju yang luas setelah bermain salju bersama. Mereka sedang menikmati natal yang indah.
“Jarang sekali kita merayakan malam natal bersama. Kita selalu disibukkan dengan pekerjaan yang setumpuk. Terkadang aku lelah.” Donghae mengangguk, membenarkan pekataan Yoona, yeojachingunya.
“Yoong …”
“Hmmm …”
“Lihat awan diatas sana.”
“Wae ?”
“Indah seperti matamu.” Yoona menoleh ke arah Donghae. Menatap Donghae lembut.
“Tatapanmu selalu membuatku tak bisa berkata apapun. Aku rindu tatapanmu itu.” Donghae menghadap ke arah Yoona. Begitupula Yoona. Mereka saling bertatapan sekarang.
“Jika aku melamarmu sekarang, apa kau mau menerimanya ?” tanya Donghae sembari mengelus rambut Yoona yang halus.
“Tentu saja.”
“Kalau begitu, will you marry me ?” Tatapan Donghae kini serius. Yoona bangun.
“Oppa bercanda ?”
“Tidak.” Kini Donghae yang bangun. Menggenggam tangan Yoona. Meyakinkan bahwa ia serius.
“Aku serius. Will you marry me, Im Yoona ? My beautiful girl ?” Yoona tersenyum mendengar kata ‘my beautiful girl’.
“Aku ingin kau membuktikannya !”
“Baiklah.”
Donghae bernyanyi lagu ciptaannya ‘Y’ yang memang ia buat untuk sang kekasih melalui insial Yoona. Donghae bernyanyi dengan lantang tetapi dengan suara yang merdu juga. Bait terakhir dia isi dengan kata ‘Will you marry me, Im Yoona ?’. Kini Donghae berlutut dihadapan Yoona sambil memegang kotak cincin yang terbuka. Yoona menutup mulutnya dengan tangannya. Ia tahu, Donghae memang romantis. Tapi ia tak menyangka bahwa Donghae akan melakukan hal yang pasti membuat semua wanita gila karenanya.
“Yes, I will.” Yoona menjawab dengan menangis.
“Jangan menangis. Selalu tersenyumlah untukku. My beautiful girl.” Donghae bangun dan menghapus air mata Yoona. Yoona tersenyum kemudian. Begitu juga Donghae.
————-♥————-

SeoKyu’s Story

“Kita kemana lagi ya, oppa ?” tanya Seohyun. Kini Seohyun dan Kyuhyun sedang berkencan di taman hiburan.
“Bagaimana kalau kita naik kereta gantung ?”
“Boleh.” Mereka kini menuju ke kereta gantung.
“Wah … Pemandangan di atas sini indah sekali,” takjub Seohyun.
“Apalagi jika bersama namja setampan Cho Kyuhyun ?” kata Kyuhyun narsis. #Kyuhyun narsis mulu 😀
“Ckckck … Sifat oppa yang narsis tidak pernah berubah.” Seohyun geleng-geleng kepala.
“Seohyun-ah !”
“Ne …”
“Aku boleh bertanya ?”
“Tentu.”
“Apa kau masih punya perasaan kepada Yonghwa ?”
“Tentu saja tidak. Hubunganku dengan Yonghwa oppa sudah berakhir. Kini aku bersama oppa.”
“Oppa lega mendengar jawabanmu itu.”
Hening ~ Mereka sibuk melihat pemandangan kota Seoul dari atas sana. Ditengah keheningan tersebut. Kyuhyun bernyanyi ‘Endless Love’. Seohyun memperhatikan Kyuhyun. Kyuhyun menjadi tidak nyaman dilihat terus menerus oleh Seohyun. Akhirnya Kyuhyun berhenti bernyanyi.
“Kenapa berhenti ?” tanya Seohyun.
“Aku tidak bisa kau perhatikan terus-menerus seperti itu.”
Kini Seohyun yang bernyanyi. Sangat merdu. Kyuhyun pun ikut bernyanyi ‘Endless Love’ bersama Seohyun. Mereka bernyanyi di kereta tersebut. Perpaduan suara yang indah.
“Aku ingat saat kita duet dahulu,” kata Seohyun.
“Iya. Masa yang indah dan ketika itulah kita menjadi saling dekat dan …”
“Jatuh cinta,” Seohyun melanjutkan kata-kata Kyuhyun. Mereka kemudian tertawa.
“Seo … Karena aku bertemu denganmu, dan karena aku bertemu denganmu, aku senang. I love you.” Seohyun tersenyum.
“Aku juga senang bertemu denganmu. I love you too.” Kini Kyuhyun yang tersenyum.
“Joohyun …”
“Ne …”
“Will you marry me ?” Seohyun menoleh dengan wajah yang serius.
“Mwo ?!!”
“Will you marry me ?”
“Oppa, tolong jangan bercanda dengan kata-kata seperti ini !”
“Aku tidak bercanda. Aku serius.” Seohyun menoleh ke arah lain. Dia berpikir.
“Kau tidak percaya ?” Kyuhyun duduk disamping Seohyun dan … CHU ~
Kyuhyun mengecup bibir mungil Seohyun dengan lembut. Untuk membuktikan bahwa Kyuhyun benar-benar serius dengan pernyataannya tadi. Ini memang bukanlah kali pertama Seohyun dan Kyuhyun berciuman. Tapi kali ini, Seohyun merasakan perasaan yang berbeda. Perasaan yang sangat tulus dari seorang Cho Kyu Hyun.
“Sekarang kau percaya ?” tanya Kyuhyun melepas ciumannya. Seohyun mengangguk percaya.
“Maukah kau menikah denganku ? Will you marry me ?”
“Yes, I will.” Seohyun menjawab dengan pasti.
“Tapi ada syaratnya …” lanjut Seohyun.
“Syarat apa ?”
“Tetaplah menjadi Cho Kyu Hyun yang seperti ini. Cho Kyu Hyun yang Seo Joo Hyun cintai. Jangan menjadi orang lain. Aku suka Cho Kyu Hyun yang jahil, tapi bisa menjadi orang romantis saat bersamaku. Janji ?”
“Ne … Janji. Untukmu, semua akan aku lakukan.” Kyuhyun memeluk Seohyun. Seohyun pun membalas pelukan Kyuhyun.
————-♥————-

The End ♥

Iklan

53 thoughts on “[FF] Oneshoot : Story of Our Love

  1. Author,,,,,,,,,,,,,! Aku suka banget yg yoonhae dan seokyu.!!! Aku tunggu ff yoonhae yg lain yaaa!! Hwaiting author!!!!

  2. Aaaaa,Daebak min :’)
    Cerita-nya udh aku baca lebih dri 5x,tapi krn dulu lupa pass “blog” yg lama,jdi buat baru deh :v
    AnnyeongHasseyo min 🙂
    Disini aku suka SUNSUN,HYUHYUK,and YOONHAE :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s