Beranda » EXO » [FF] Twoshoot : 9 : 13 Mystery (Chapter 1)

[FF] Twoshoot : 9 : 13 Mystery (Chapter 1)

pizap.com13610809046401

Title : 9 : 13 Mystery
Author : Aca Min Min
Cast :
All Member SNSD
Super Junior’s Leeteuk
Super Junior’s Kyuhyun
Super Junior’s Donghae
Super Junior’s Eunhyuk
Super Junior’s Sungmin
EXO-K’s Baekhyun
EXO-K’s Sehun
EXO-M’s Kris
2PM’s Nichkhun
2PM’s Taecyeon
SHINee’s Minho
TVXQ’s Changmin
CN Blue’s Yonghwa
Length : Twoshoot
Genre : Horror, Romance
Rating : G
Author Note : Anyeong, readers !!! Author kembali membawa FF ^_^ . Kali ini temanya horror. Ini pertama kalinya author bikin FF horror. Jadi, maklumi saja kalo agak hancur dan gak serem-serem amat. Di chapter ini, gak banyak horrornya, tapi di chapter kedua mungkin bakal banyak horror. Kalo ada typo, juga maklumi ya 😀 . Yang udah baca, diharapkan komen !! Biar kata jelek. Kalo ada kritik or saran, silahkan komen. Dan author mengingatkan agar DON’T PLAGIAT !! Okey, yang mau baca silahkan, yang enggak mau baca, jangan dibaca.

“Bagaimana kalau liburan kita di Pulau Jeju ?”
“Ide bagus.”
“Aku dengar disana ada penginapan yang sangat menyeramkan.”
“Maksudmu hotel ?”
“Bukan hotel, tapi penginapan. Jika itu hotel, pasti fasilitasnya banyak, kan ? Tapi ini tidak. Aku melihat di Internet tentang penginapan itu. Sangat menyeramkan.”
“Kalian masih saja percaya hal seperti itu ?”
“Tapi itu benar. Di sana, ada hal yang tidak boleh dilanggar. Yaitu, orang yang menginap di sana tidak boleh berangka 9 dan 13. Katanya, itu adalah kutukan.”
“Maksudnya yang datang tidakboleh 9 orang atau 13 orang ?”
“Nde.”
“Lalu apa yang akan terjadi jika kita melanggarnya ?”
“Annio.”
“Aku punya ide. Tapi ini mengerikan. Bagaimana kalau kita uji nyali di sana ?”
“MWO ???!!!”

“Bagaimana, Ahjussi ?” bujuk Sunny kepada pamannya, Lee Soo Man.
“Kalian yakin akan kesana ?”
Sunny mengangguk pasti.
“Aku sedikit khawatir. Tapi, jika itu memang pilihan kalian, baiklah. Akan ku izinkan.”
“Tapi kami harus membawa 13 orang. Kalau bisa lelaki. Agar kami bisa lebih aman disana.”
“Agar lebih aman ? Atau agar bisa pacaran, Sun Kyu ?”
Sunny tersenyum penuh arti.
“Terserah kalian ingin mengajak siapa. Tapi, jangan sampai ketahuan publik. Itu yang terpenting.”
“Siap, Ahjussi,” kata Sunny membentuk tangannya hormat kepada Lee Soo Man.
“Di izinkan. Tapi, jangan sampai ketahuan publik kalo kita bawa idol namja,” kata Sunny yang selesai keluar dari ruangan pamannya.
“Nde !!” kata member SNSD kompak.
“Sekarang, kita akan pilih siapa idol namja yang akan kita ajak nanti,” kata Sunny. “Satu orang boleh request satu namja yang ingin diajak. Ingat, hanya satu namja.”
“Aku request Nichkhun oppa,” kata Tiffany.
“Aku request Eunhyuk oppa,” kata Hyoyeon.
“Aku request Donghae oppa,” kata Yoona.
“Aku request Yonghwa oppa,” kata Seohyun.
“Aku request Minho,” kata Yuri.
“Aku request Taecyeon oppa,” kata Jessica.
Sooyoung dan Taeyeon terdiam.
“Kalian gak request ???” tanya Sunny.
“Aku bingung,” jelas Sooyoung.
“Pilih saja satu,” kata Sunny.
“Changmin oppa aja deh …” kata Sooyoung.
“Taeng, kau tidak request ??”
“Aku juga bingung. Tapi …, aku request Baekhyun saja,” kata Taeyeon.
“Aku request Sungmin oppa,” kata Sunny sambil menulis nama-nama yang akan diajak liburan nanti.
“Okey, berarti ada sisa 4 orang. Kita musyawarah saja. Siapa yang pantas diajak,” kata Sunny mengkordinir.
“Aku rasa kita perlu lelaki yang bisa menjaga kita,” Tiffany mengungkapkan pendapatnya.
“Tapi kan, banyak yang bisa melindungi kita. Contohnya saja, Taecyeon oppa,” ujar Jessica. Yang lain menatap Jessica dengan tatapan ‘Terus saja banggakan pacarmu itu’. Jessica hanya tersenyum malu-malu.
“Bagaimana kalau kita ajak Kyuhyun oppa ? Dia adalah orang yang bisa membuat suasana ceria disana. Lagipula ada Sungmin oppa. Pasti dia mau ikut,” pendapat Hyoyeon.
Yang lain mengangguk setuju.
“Bagaimana kalau kita ajak member EXO ?” pendapat Yuri.
“Ide yang bagus. Bagaimana kalau Kris ?” usul Sooyoung.
“Ide bagus,” kata Tiffany. Yang lain mengangguk setuju.
“Kita juga boleh ajak Sehun,” pendapat Taeyeon. Yang lain juga mengangguk setuju.
“Aku ingin mengajak Leeteuk oppa juga,” kata Yoona. Yang lain mengangguk, tetapi tidak dengan Taeyeon.
“Apa ada yang tidak setuju ?” tanya Sunny yang langsung melihat ke arah Taeyeon. Semua refleks melihat ke arah Taeyeon juga.
“Annio. Kalau kalian ingin aja dia, ajak saja,” kata Taeyeon memasang wajah senyum yang terpaksa.
“Baiklah. Sudah pas, jadi kita bisa segera hubungi mereka,” kata Sooyoung.
“Aku akan menghubungi Changmin oppa. Taeyeon, hubungi Baekhyun dan Sehun. Tiffany, hubungi Nichkhun oppa. Jessica, hubungi Taecyeon oppa dan Kris. Yuri, hubungi Minho. Sunny, hubungi Sungmin oppa. Hyoyeon, hubungi Eunhyuk oppa. Yoona, hubungi Donghae dan Leeteuk oppa. Sedangkan Seohyun, hubungi Yonghwa dan Kyuhyun oppa,” kata Sooyoung.
Member yang lain langsung mengambil telepon genggamnya masing-masing. Tapi tidak dengan Taeyeon. Taeyeon menghampiri Sooyoung.
“Soo … Apa ide mu ini benar ?”
“Iya … Kenapa ? Kau takut ya ?” ledek Sooyoung.
“Annio. Aku hanya gelisah. Aku punya firasat yang buruk.”
“Jangan berfikiran yang tidak-tidak. Kau harus yakin, bahwa tidak akan terjadi apa-apa,” Sooyoung menenangkan Taeyeon. Taeyeon mengangguk walaupun kegelisahan itu masih saja menghampirinya.
Semua sudah menelfon orang yang ditugaskan Sooyoung tadi.
“Bagaimana ? Mereka semua bisa ?”
“Super Junior oppa, bisa semua,” lapor Yoona.
“EXO, bisa semua,” lapor Taeyeon.
“2PM oppa, bisa semua,” kata Tiffany.
“Yonghwa oppa, bisa datang,” lapor Seohyun.
“Minho, bisa datang. Asalkan EXO datang, dia ingin datang. Katanya, dia ingin ada yang seumuran dengannya,” lapor Yuri.
“Oke, Changmin oppa juga bisa datang. Jadi sudah lengkap semua,” kata Sooyoung yang selesai mendata.
“Kita bisa siapkan barang-barang mulai dari sekarang,” kata Sunny. Semua mulai ke kamar masing-masing. Taeyeon menghampiri Tiffany.
“Mi Young-ah, aku punya firasat yang buruk,” kata Taeyeon.
“Percaya lah Taeng. Tak akan terjadi apa-apa,” Tiffany menenangkan.
“Tapi …”
Tiffany hanya tersenyum sambil memegang bahu Taeyeon, menandakan bahwa Taeyeon harus tenang. Mereka mulai mengemaskan barang-barang mereka. Sunny sedang keluar dengan Tiffany untuk membeli bahan makanan.

Tok … Tok … Tok …
Seseorang mengetuk pintu kamar Taeyeon & Sunny. Orang itu adalah Jessica.
“Taeng-ah …”
“Ne ?” Taeyeon menoleh ke arah Jessica.
“Kau khawatir ?”
“Khawatir ?” tanya Taeyeon mengangkat sebelah alisnya.
“Kau punya firasat buruk, kan ?”
“Bagaimana kau tau ?” tanya Taeyeon bingung.
“Aku mendengar percakapanmu dengan Tiffany tadi. Sejujurnya aku juga khawatir dan punya firasat buruk. Taeng, lebih baik kau dan yang lain saja yang pergi. Aku, tidak ikut …”
“Annio. Ini adalah liburan kita. Bagaimana bisa jika kau tak ikut ?”
“Tapi …”
“Ayolah Jessica, kau kan juga sudah mengajak Taecyeon oppa dan Kris. Bukankah kita harus bersenang-senang disana ? Mungkin, itu hanya firasat buruk kita. Siapa tahu tidak terjadi, kan ?”
Jessica mengangguk mengerti dan keluar dari kamar Taeyeon & Sunny. Jessica adalah orang yang penakut soal mistis. Tapi, dia berusaha untuk ikut bersama teman-temannya. Agar teman-temannya tidak kecewa terhadapnya.
“Apakah sudah siap semua ?” tanya Sunny.
“Sudah !!!” member yang lain menjawab dengan kompak.
“Bagaimana dengan tamu kita ?” tanya Tiffany.
“Mereka semua sudah di Bus. Jadi, kalian silahkan masuk, lalu kita akan ke Airport,” ajak Sooyoung.
“Tunggu !! Sepertinya ada sesuatu yang tertinggal di kamarku !!!” kata Jessica.
“Ya sudah, jangan lama-lama Sica-ya !!” Jessica mengangguk dan masuk kedalam. Sebenarnya tidak ada yang tertinggal, tapi dia ingin menghubungi Siwon oppa. Dia benar-benar punya firasat yang buruk. Dia meminta Siwon untuk datang ke Pulau Jeju.
“Yeboseo, oppa.”
“Yeoboseo.”
“Oppa, aku ingin mengajakmu ke Pulau Jeju. Tapi, kau datang sendiri. Apakah bisa ?”
“MWO ??!! Jadwalku memang longgar, tapi … mianhae Jessica, tapi Leeteuk hyung tidak menyuruhku untuk kesana. Katanya, hanya dia, Eunhyuk, Donghae, Sungmin dan Kyuhyun daja yang datang,” tolak Siwon.
“Begini oppa, …” Jessica bercerita mengenai firasatnya itu. Mendengar itu, Siwon pun bersedia untuk memenuhi permintaan Jessica. Siwon takut, akan terjadi apa-apa. Karena ini menyangkut alam lain.
“Jadi, saat aku butuh bantuanmu, kau bisa datang kesini, okey ?”
“Okey, Jessica Jung,” kata Siwon dan langsung menutup teleponnya.
Mereka semua berangkat menggunakan pesawat terbang. Mereka sudah sampai di tempat tujuan, yaitu Pulau Jeju. Mereka menatap tempat di depan mata mereka dengan tatapan ketakutan. Ternyata benar, penginapan itu, sangat menyeramkan.
“Aku kira, ini tidak begitu menyeramkan. Tapi ternyata …” kata Sehun yang langsung menelan ludah.
“Kau ini. Yang seperti ini sudah sering ada di film horror. Jadi, aku sudah terbiasa,” kata Baekhyun.
“Sombong sekali kau, Baekhyun-ah,” kata Minho. Baekhyun hanya nyengir kuda.
“Baiklah, labih baik sekarang kita masuk dan istirahat sebentar,” ajak Leeteuk.
Semua masuk ke dalam penginapan tersebut. Ada seorang lelaki paruh baya yang ada di meja administrasi tersebut.
“Agasshi, kami ingin memesan kamar,” kata Leeteuk.
“Berapa, anak muda ?”
“5 kamar untuk pria, yang kasurnya 2, sedangkan yang kamar satunya, kasurnya 3. Kamar untuk wanita, 4 kamar yang kasurnya 2, sedangkan 1 kamar yang kasurnya 3. Apakah ada agasshi ?”
“Kalian ada berapa orang ?”
“Pria 13 orang, sedangkan wanita 9 orang,” kata Leeteuk. Lelaki paruh baya itu sedikit terkejut.
“Kalian tidak lihat peraturan disini ?” kata Agassi tersebut menunjuk papan peraturan penginapan.
“Kami sudah melihatnya, Agasshi. Tapi, justru disini kami ingin membuktikan apakah yang dibilang orang-orang itu benar,” jelas Sooyoung.
“Tidak perlu !!! Apa kalian ingin cari mati, hah ??” tanya Agasshi itu dengan mata melotot.
“Kami hanya ingin membuktikannya saja, Aggashi,” kata Kyuhyun.
“Terserah kalian !!! Kalau terjadi apa-apa. Jangan pernah memanggil saya,” kata Agassi itu memberikan kunci kamar dan langsung pergi dari meja administrasi tersebut. Penginapan itu tampak sepi, hanya ada beberapa pelayan disana. Mungkin sekitar 2 orang pelayan saja. Tampaknya hanya mereka lah yang menginap disana.
“Sepi sekali disini,” kata Taecyeon.
“Kau benar. Aku sedikit takut,” kata Nichkhun. Beberapa orang mengangguk kecuali Taeyeon, Baekhyun, Sooyoung, Sunny, Kyuhyun dan Leeteuk.
Mereka masuk ke kamar masing-masing. Kamar pertama ditempati Kris, Baekhyun, Sehun. Kamar kedua ditempati Eunhyuk dan Donghae. Kamar ketiga ditempati Kyuhyun dan Sungmin. Kamar keempat ditempati Leeteuk dan Yonghwa. Kamar kelima ditempati Nichkhun dan Taecyeon. Kamar keenam ditempati Changmin dan Minho. Sedangkan kamar ketujuh ditempati Taeyeon, Tiffany, Hyoyeon. Kamar kedelapan ditempati Yuri dan Jessica. Kamar kesembilan ditempati Sooyoung dan Sunny. Kamar kesepuluh ditempati Yoona dan Seohyun. Mereka beristirahat sejenak.

Jam 7 malam, mereka makan malam di restoran dekat dengan penginapan tersebut. Mereka makan seperti biasa, yaitu BANYAK. Terutama pasangan Sooyoung dan Changmin yang memang merupakan Shikshin.
“Sooyoung-ssi, Changmin-ssi, kalian bayar masing-masing untuk ini,” kata Leeteuk sambil menunjuk makanan yang habis karena pasangan shikshin ini.
“Iya …” kata Sooyoung dengan makanan penuh dimulutnya. “Oppa, kali ini kau yang bayar. 2 hari yang lalu, kan aku yang membayar.” Changmin mengangguk dan memasang wajah terpaksa.
“Kenapa wajahmu begitu ?” kata Sooyoung to the point.
“Annio,” kata Changmin tersenyum selebar mungkin agar Sooyoung tidak marah-marah.
“Noona, ada sisa makanan di ujung bibirmu,” kata Baekhyun sambil membersihkan makanan yang ada di bibir Taeyeon.
“Ehhemm …” kata Leeteuk berdehem.
“Hyung, kau kenapa ?”
“Aku hanya hampir tersedak, Baekhyun-ssi,” elak Leeteuk yang sebenarnya cemburu. Tapi, apa hak nya ? Sekarang dia dan Taeyeon hanya oppa-dongsaeng. Itulah yang anggapan Taeyeon. Tapi bagi Leeteuk, mereka tetap pasangan kekasih. Karena belum ada kata ‘PUTUS’ yang dilontarkan dari pihak masing-masing.
“Ah … Mianhae. Aku tidak sopan sekali,” kata Taeyeon sambil membersihkan bibirnya dengan tisu.
“Kami sudah selesai makan dan sudah bayar. Jadi, kami akan jalan-jalan di sekitar sini,” kata Tiffany sambil menggenggam tangan Nichkhun.
“Uhuk … uhuk …” kata Sehun batuk-batuk tanpa alasan.
“Kau kenapa Sehun-ssi ?” tanya Tiffany.
“Annio, Noona,” kata Sehun dan langsung meneguk segelas air.
“Baiklah, kami pergi,” pamit Nichkhun dan Tiffany.
“Jessica, ayo kita bayar, lalu pergi keluar untuk mencari angin segar,” kata Taecyeon. Jessica mengangguk.
“Aku dan Taecyeon oppa akan pergi jalan-jalan. Jika sudah sampai di rumah, hubungi aku.” Yang lain mengangguk mengerti.
“Aku dan Yoona juga akan jalan-jalan sebentar,” kata Donghae yang menggandeng Yoona.
“Aku dan Sooyoung juga,” kata Changmin.
“Aku …”
“Aku …”
Kata Yonghwa dan Kyuhyun bersamaan.
“Kau saja duluan,” kata Kyuhyun sinis.
“Aku dan Seohyun akan pergi sebentar,” kata Yonghwa juga mengikuti pasangan yang lain. Sebenarnya Seohyun dan Yonghwa belum berpacaran. Tapi, Yonghwa memang menyukai Seohyun. Kyuhyun yang melihat kepergian YongSeo hanya memandang sinis.
“Aku dan Yuri noona juga akan pergi,” pamit pasangan ‘beda usia’ ini, MinYul couple.
“Aku dan Hyoyeon juga, hyung,” pamit Eunhyuk kepada Leeteuk. Leeteuk mengangguk.
“Kami juga, hyung,” Sungmin juga pamit.
Satu persatu member pergi. Taeyeon menyadari bahwa dirinya wanita sendiri di Restoran ini.
“Taeyeon-ssi, kau tidak pergi ?”
“Pergi dengan siapa ?”
“Denganku mungkin,” kata Leeteuk yang secara halus mengajak Taeyeon untuk jalan bersama. Taeyeon berfikir sebentar.
“Aku ingin membicarakan hal yang belum terselesaikan kemarin,” lanjut Leeteuk.
“Baiklah,” kata Taeyeon yang masih bersikap acuh tak acuh kepada Leeteuk.
“Jadi, tinggal kita berempat disini ?” tanya Kris.
“Seperti yang kau lihat,” kata Kyuhyun.
“Hyung cemburu ya, dengan Yonghwa hyung dan Seohyun noona ?” goda Sehun.
“Annio,” elak Kyuhyun.
“Yang benar ???” sekarang giliran Baekhyun yang menggoda Kyuhyun.
“Lupakan,” kata Kyuhyun. BaekHun tertawa pelan melihat wajah hyung nya sekarang.
“Aha !! Aku punya tawaran yang menarik untuk kalian. Changmin dan Minho sudah masuk ke grup ku, Kyu-Line. Bagaimana kalau kalian bertiga juga masuk ke dalam Kyu-Line ?” kata Kyuhyun promosi. Kris, Baekhyun dan Sehun saling bertatapan dan berfikir sebentar. Lalu mereka berempat membicarakan tentang keuntungan jika masuk Kyu-Line. 😀

“Apa kita putus ?” Taeyeon hanya terdiam.
“Kim Taeyeon …”
“Aku tau, mau mu. Kau ingin kita tidak putus, kan ?” Leeteuk mengangguk.
“Oppa … sebaiknya, kita fokus pada kehidupan masing-masing dulu.”
“Jadi, kita putus ?”
“Mungkin …”
“Aku butuh kepastian darimu Kim Taeyeon …”
“Dengarkan aku. Kita break, bukan putus. Tapi, break.”
“Itu belum jelas untukku.”
“Jadi, apa mau mu ?”
“Kita seperti dulu, menjalani kisah romantis.”
“Sudah kubilang itu tidak bisa.”
“Lalu kau ingin, hubungan ini digantung, HAH ??!!”
“Bukan seperti itu, tapi …”
“Sudahlah. Jika itu mau mu. Kita putus saja …” Leeteuk langsung pergi dan meninggalkan Taeyeon sendiri. Tak lama kemudian …
“Noona …”
“Baekhyun-ah”
“Aku tau, kau masih mencintainya. Tapi kau terlalu gengsi …” Taeyeon mengangguk.
“Kau tahu, noona. Hatiku sakit saat melihatmu dengan Leeteuk hyung. Aku bisa apa ?? Aku hanya fanboys mu. Aku tak berhak untuk melarangmu mendekati Leeteuk hyung.”
“Maafkan aku karena telah menyakiti hatimu.”
“Annio, noona tak perlu minta maaf. Justru aku yang harus minta maaf karena terlalu lancang untuk mencintaimu. Tapi tak apa, dengan berada di sampingmu walaupun bukan sebagai seorang kekasih, aku sudah bahagia.”
“Kau memang orang yang baik, Baekhyun-ah,” kata Taeyeon menepuk bahu Baekhyun.
“Tapi, satu hal yang kuyakini. Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Walau aku hanya fanboys mu, tapi aku yakin, suatu saat, aku bisa memilikimu, noona,” kata Baekhyun to the point.

Semuanya sudah pulang, kecuali Leeteuk. Jam sudah menunjukkan sebentar lagi jam 12 malam.
“Joohyuniee, kau melihat Leeteuk oppa ?” tanya Yoona kepada Seohyun.
“Annio. Memangnya ada apa unnie ?”
“Sepertinya dia belum pulang. Donghae oppa menelponku tadi. Dia bilang Leeteuk oppa belum pulang.”
“Coba unnie tanya pada Taeyeon unnie.”
“Hehehe …” Yoona nyengir kuda.
“Unnie kenapa ?”
“Aku takut untuk keluar.”
“Baiklah, aku temani.”
Mereka keluar kamar. Biarpun kamar TaeNyHyo itu dekat, tapi entah kenapa mereka berdua merasa bulu kuduk mereka berdiri. Apalagi ketika mendengar suara ketukan pintu, padahal tidak ada yang lalu lalang di sekitar mereka.
Tok … Tok … Tok …
“Joohyuniee ~ Itu suara apa ?”
“Annio, unnie. Ayo kita langsung ketuk saja pintu kamarnya.”
Suara itu semakin dekat. YoonHyun mengetuk pintu kamar TaeNyHyo dengan keras. Jujur saja, mereka sangat takut saat ini.
“UNNIE ~ Bukakan pintunya !!! Jebal !!!” kata Yoona setengah berteriak.
“Yak !! Kenapa kalian berteriak ?” tanya Tiffany membuka pintu. Bukannya malah menjawab, YoonHyun buru-buru masuk ke kamar TaeNyHyo dan menutup pintunya.
“Kalian kenapa ?? Jam segini, membangunkan orang saja,” tegur Hyoyeon.
“Annio. Kami ke sini ingin bertanya kepada Taeyeon unnie.”
“Mau tanya apa ???” kata Taeyeon yang matanya setengah terbuka.
“Unnie, melihat Leeteuk oppa ? Dia belum pulang ??”
“Kenapa tanya padaku ?”
“Unnie yang terakhir kali bertemu dengannya, kan ? Leeteuk oppa mengajakmu jalan sebentar tadi. Itu benarkan ?” selidik Yoona. Taeyeon baru ingat, bahwa dia memang yang terakhir kali bertemu dengan Leeteuk oppa. Matanya terbelalak dan dia langsung berdiri dari tidurnya.
“Kau benar. Tapi, aku tak tahu dia dimana. Kami bertengkar tadi, setelah itu, dia pergi,” kata Taeyeon tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya. Bukan apa, tapi dia merasa bertanggung jawab jika Leeteuk belum juga pulang. Karena dia yang terakhir kali bertemu Leeteuk.
“Bagaimana jika kita mencari Leeteuk oppa ?” usul Hyoyeon. “Kita ajak Donghae oppa, Eunhyuk oppa dan Super Junior oppa.”
“Tapi unnie, diluar …” Seohyun memperlihatkan wajahnya yang ketakutan.
“Diluar kenapa ?” tanya Tiffany.
“Oh iya !! Aku lupa cerita !!” kata Yoona menepuk dahinya.
“Cerita apa ?”
“Di luar, kami mendengar suara aneh. Suara ketukan pintu, tapi di sekitar kami sama sekali tidak ada orang.”
“Yang benar ??” tanya Taeyeon. Kini mereka mulai merapat.
“Itu sebabnya kami mengetuk kamar kalian dengan keras.”
“Suasana disini memang tidak nyaman. Bagaimana jika besok pagi kita pindah penginapan. Kita pindah ke Hotel,” usul Hyoyeon. Yang lain mengangguk.
“Baiklah, sekarang kita cari Leeteuk oppa. Kita ke kamar EunHae dulu.”
Mereka berlima pergi menuju kamar EunHae. Tiba-tiba, suara ketukan pintu terdengar lagi. Keempat member merapat memeluk Taeyeon. Taeyeon menoleh ke belakangnya.
“Siapa kau ??!! Jangan takuti kami !!!” Taeyeon berteriak. Semua bersembunyi di belakang bahu Taeyeon.
‘Nanti kalian akan tahu siapa aku … Ini hanya permulaan … Hihihihi …’ Wanita berambut panjang yang menutupi seluruh wajahnya melintas di depan mereka dengan mengeluarkan tawa khas nya yang dijamin akan membuat bulu kuduk orang yang mendengarnya langsung berdiri.
‘Kalian yang memulai dan kalian yang harus mengakhirinya … hihihihi’

To Be Continued

Iklan

28 thoughts on “[FF] Twoshoot : 9 : 13 Mystery (Chapter 1)

  1. Wah thor,, ngbayanginnya giman takut gak? Heheh~

    Horror kan^^

    Lanjut trus thor hehe aku suka^^

    Oh ya, apa bisa author bikin ff tentang BaekYeon? Kalau bisa heeh

  2. Thor fotonya taeng serem amat, tanpa ekspresi 😮
    jadi makin menyeramkan baca ini ff. Suasana mencekam walaupun banyak namjanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s